Senin, 21 September 2020

Dibawa Ketawa Aja

Hampir tengah malam dan tulisan ini dibuat abis merenung (ceilah) soal daftar drama di 2020. Bukan drama korea, bukan. Bukan juga drama Indos*ar, biarpun sama alur ceritanya sama ngehenya. 

Masih bisa bercerita sambil menyeruput cookies and cream dari salah satu brand kopi kopian hits ibukota seakan jadi berkah tersendiri. Ditengah hidup yang juga nggak tau masih bisa dikata hidup atau nggak ya ini?

Tulisan ini mau jadi rekam jejak, biar nanti di tahun sesudah 2020 bisa kilas balik ala ala, sambil mengapresiasi diri karena udah bertahan dengan baik setidaknya 6 bulan terakhir. 

***

Hai, aku yang di masa depan, ada salam nih dari 2020!

Ada salam dari masa ketika melangkah tak lagi sama. Kala masker, vitamin, dan insekuritas jadi konsumsi keseharian. Ada salam dari tahun dimana bersyukur jadi headline utama. Bersyukur masih bisa bernafas, bersyukur masih punya status kerja, dan bersyukur karena banyak belajar dari setiap drama. 

Eh kok malah sendu?

Tahun 2020 sebetulnya juga jadi tahun dimana banyak hal menjelma jadi bahan ketawa. 

Mulai dari ngetawain rebahan yang jadi penyelamat bangsa, jargon #dirumahaja yang bikin semua jadi intravert seketika, sampai bercanda soal semua yang mendadak jadi daring, pengen bilang terima kasih untuk setiap kreator meme di linimasa sosial media. 

"Kalau besok tiba-tiba ada alien mendarat mah udah nggak kaget lagi, 2020"

Satire demi satire, jadi konsumsi konten sehari-hari, jadi bagian dari normal baru katanya. 

Ngetawain project yang suka berubah di menit terakhir, ngetawain arahan yang suka berubah haluan tiba tiba, ngetawain jantung yang dag dig dugnya udah sampai ubun-ubun menjelang running sesi webinar. Mau kasih credit dulu sama mereka yang bikin 2020 saya jadi jauh dari kata ekstrim, pada akhirnya banyak pelajaran dari setiap luka yang dijadikan tawa. 

"Life becomes easier when you make fun of your misery." 

Dibawa ketawa aja, biarpun makian udah sampai tenggorokan, hidup jadi lebih nyaman ketika yang keluar justru ketawa.  

Dan, terakhir, masih bisa menghadapi banyak drama komedi di 2020 rasanya privilege ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Deep Thought in middle of 2025: Mental Health

For the intro, entah tabiat atau gimana blog ini kayaknya akan ada post dump setahun sekali deh. But it's okay tho, at least setiap tah...