Kamis, 18 Juni 2026

Mind dumping 2026: trying not to lose myself

Ya, ya.. emang siklusnya setahun sekali kok. Semoga selalu begitu, setidaknya segitu. I can't bear to have the urge of mind dumping more than once a year, I mean most likely I write after a long long nightmare.

Kita mulai dari mana ya? hari ini sih ada beberapa hal sederhana yang bikin kembali ingat: kadang, justru dari hal-hal kecil hidup punya cara untuk menuntun pulang—kembali napak tanah, kembali merasa utuh. Belum sih, belum sepenuhnya utuh, tapi setidaknya tidak melayang, tidak juga hilang sadar.

Pertama, berenang ternyata membuatku tenang, common sense memang, tapi baru ingat aja setelah ratusan jam berlalu dengan sakit kepala, mual, dan depresi (am I?). Taunya, berenang membuatku ingat, yang dibutuhkan hanya hening sesaat, juga energi yang harus dibuang. Honorable mention to hormon endorfin dkk, ofc. Tapi yang pasti berenang membuatku punya waktu untuk memikirkan ulang, aku sedang kenapa.

Kedua, having someone to talk, manusia extrovert satu ini udah kelewat menyendiri beberapa hari terakhir. Ketemu sesama manusia pun untuk urusan kerja, kondangan juga sempet sih, tapi kondangan juga rasanya part of duty. Banyak agenda bahasan hari ini, soal kerjaan (tetep), soal kondisi fisik yang makin tua makin rapuh aja (aren't we all?), juga soal meregulasi emosi and getting a professional help. 

Yang terakhir, yang membuatku buka blog ini lagi.

Professional help ya? This wasn't the first time I am considering to sign up for psychology session. Sebelum semakin hancur katanya, sebelum semakin gila nantinya, atau setidaknya sebelum semakin hilang sparksnya (yang udah hilang si kalau kata circle SMA kesayangan aku itu).

Belakangan sering ngerasa semakin jadi seseorang yang terlalu berhati-hati, sementara di sisi lain ledakan emosinya lagi suka suka aja keluar disaat yang ngga pas. Kebayang ngga si, siklusnya selalu jadi sesi rasa bersalah setelah terlanjut reaktif?

Kata si-teman-ngobrol hari ini, tubuh kita selalu kasi sinyal kalau lagi ngga baik-baik aja. Nah loh, apakah mual, sakit kepala, mudah lelah ini pertanda? 

Sedikit life update juga kalau titik jenuh soal rutinitas itu mulai kembali. Mulai mempertanyakan lagi apa perlu ambil sedikit resiko untuk mulai bergerak lagi? Berpindah, mungkin? 

Ya gitu deh, perjalanan mengenali diri sendiri masih panjang, dan mulai bodo amat sama orang lain juga sepertinya perlu. Karena si energi masih sangat diperluka buat doing research "Psikolog mana yang cocok". Wish me luck, i guess? :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mind dumping 2026: trying not to lose myself

Ya, ya.. emang siklusnya setahun sekali kok. Semoga selalu begitu, setidaknya segitu. I can't bear to have the urge of mind dumping more...